20110311

obsesi adalah pekerjaan terindah....


Tentang Obsesi.

Pernah rasanya mengagumi seseorang dengan Prestasi yang menurut mu hebat?

Pernah menyapa hati seseorang yang kau kagumi dan merasa tiba tiba dunia seakan bercerita tentang dia. Seseorang itu. Kalau kata Mbak Maia sie mau makan, ku ingat kamu , aku mau tidur, kuingat kamu, Oh cinta.. Mengapa semua nya jadi kamu.. (Ups capeeek dech..).

Ternyata Obsesi adalah sebuah masalah kejiwaan yang serius. Tentu saja, karena Obsesi lebih kepada rasa “kagum” pada makhluk, dan sesuai dari karakter makhluk yang tak luput dari kesalahan, kita terlanjur menganggapnya “sempurna”, apa yang dia suka kita pun ikut suka, kita yang malas baca Koran, tiba tiba jadi Rajin membeli Koran, walau sekilas terlihat Positif, namun sebuah Obsesi tersandar dari sesuatu yang Rapuh, ada sesuatu yang kelak akan berubah menjadi “kebencian” atau malah kadang “fitnah” seperti yang terjadi pada Noura di Ayat Ayat Cinta akan cinta Obsesi nya pada Fahri, semoga Allah menyelamatkan kita dari hal seperti ini..

Ketergantungan sejati kita hanya pada-Nya, Allah yang Maha Sempurna, Allah Tempat bergantung segala sesuatu.. Maka sungguh, orang orang yang pernah merasakan Obsesi terhadap seseorang / sesuatu (termasuk saya..) maka adalah orang orang yang mengalami disharmoni akan hubungan nya dengan sang Khalik.



Sebagai manusia kita terlahir Merdeka. Kehambaan sesungguhnya hanya pada-Nya. Tunduk pada ketentuan-Nya, bukan pada makhluk, kalau hanya sekedar kagum dengan Prestasi Prestasi Dunia nya yang memotivasi kita untuk jadi lebih baik, tentu saja tak dipermasalahkan, hanya jangan menjadikan posisi nya lebih tinggi dari-Nya.. Tentu saja sahabat dapat mengukur sendiri kadar itu, karena hati kita mempunyai “alarm” canggih yang dapat memberi sinyal ketika ia sudah mulai tak “sehat” lagi. Namun jangan sampai sinyal sinyal itu kita cuekin yang berakibat radar dari-Nya jadi semakin melemah..

Dan mari, terobsesi lah akan sebuah cinta agung dan tulus dari-Nya, mari lah kita terobsesi untuk bertemu dengan-Nya dengan hati yang bening, lagi diridhoi-Nya, mari obsesi tertinggi kita adalah Jannah-Nya, dan Bertemu dengan Manusia Mulia yang menunggu kita di Telaga Kautsar, Rasulullah SAW…

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar